Persiapan Lamaran? Apa aja sih?

Engagement, July 14, 2018


Halo rek. Disini aku mau berbagi cerita tentang persiapan menuju lamaran. Harapannya bisa menjadi refrensi buat pasangan yang mau melangkah ke jenjang yang serius, karena pengalamanku, bingung banget cari refrensi untuk persiapan lamaran.

Langkah awal, bikin catatan atau list kebutuhan lamaran. Aku pakai app “evernote” , karena sebagai generasi milenials, kemungkinan kecil kita ninggalin smatphone. Di aplikasi ini aku catet semua kebutuhan seperti isi hantaran, cincin, seragam, make up, dekorasi, konsumsi, dan printilan lain.

Aku akan bagi persiapan jadi dua, yaitu persiapan sebelum dan pada hari H. “Kreatifitas adalah kunci”, sebisa mungkin aku ngerjain apa yang bisa aku lakuin untuk meminimalisir pengeluaran, dan bersyukurlah kalau pasangan anda juga bisa diajak bekerja sama. “Yaaaaah, ribet dong, capek!” iyasih, tp ada perasaan bangga tersendiri, karena aku udah berusaha semaksimal mungkin untuk moment yang special ini.

Persiapan sebelum Hari H. Pertama kali yang disiapkan adalah dresscode. Orang tua pakai kain batik merah, temen deket aku kasih dresscode putih, biar seirama ketika foto bareng. Batik aku beli di PGS Solo (disini memang pusat grosir batik paling yahud). Nah, untuk kebaya sarimbit, aku puter otak banget gimana caranya biar bisa hemat, akhirnya nemu selembar kain batik kawung semi tulis, bagus banget, dan gamungkin lagi aku nemu kain yang sejenis, karena ini punya mama bertahun-tahun lamanya. Akhirnya aku buat batik kombinasi buat Mas Rian dari sisa kain yang ada. “Yeaah, not bad :)”. Brokat untuk kebaya aku beli di centro kasin Malang. Disini banyak pilihan kain yang bikin aku lapar mata hehe. Ini aku lampirkan rincian biayanya,

Rincian Biaya Dresscode

Persiapan kedua itu perintilan isi hantaran. Aku gatau adat di masing-masing daerah, tapi alhamdulillah mama atau ibuk gapernah ngasih keruwetan, semua itu datang dari aku sendiri haha. “Yang butuh berapa buat peningset?” aku jawab dengan perkiraan seadanya “sejuta paling”. Pas mulai belanja, Wow paketan make up mahal cyiiiin, kalau aku ambil, ga kebeli nih kebutuhan yang lain, haha. Disnilah drama terjadi, Mas Rian udah mulai badmood, karena aku plin plan banget, keluar dari toko gabeli apa-apa. Pliiis jangan banget belanja pas laper, bikin emosi. “Kenapa harus bingung sih? Pilih aja yang kamu mau, nanti kalau kurang kan tinggal bilang”. Hmmm no, harus mulai latihan manage keuangan. Akhirnya aku buat skala prioritas, mana yang aku harus beli dengan kualitas oke, dan apa yang yang harus dicari paketan murahnya. Akhirnya, aku beli tas dan sepatu yang kualitasnya bagus, karena bisa dipakai untuk jangka waktu yang lama. Make up itu juga pingin sih yang bagus, tapi aku lebih memilih cari paketan hantaran yang murah meriah, pilihan jatuh pada sariayu. Alat sholat, jarik, pakaian dalam free, alhamdulillah, karena ibuk punya toko. Nah, disini kreatifitas kita diuji, “menghias hantaran”. Aku emang suka hal-hal berbau kerajinan tangan, jadi semua printilan hantaran kita berdua kerjain sendiri. Kalau kalian punya budget lebih, banyak banget jasa hias hantaran di Malang, sekitar 300 – 500rb. Aku bakal share hasil karya kita dan pengeluaran yang masih aku inget.

Rincian Biaya Hantaran (*sebagian)

Persiapan ketiga yaitu dekorasi. Aku sudah survey ke beberapa jasa dekor di kota Malang, paling murah untuk dekorasi lamaran sekitar 1jt rupiah. Semakin mahal, semakin keren dekorasinya, yaah wajar ala-ala selebgram gitu. Tetap pada kesepakatan di awal, kita mau hemat, dekorasi lamaran masih bisa kita handle. Proses pengerjaan dekorasi lamaran memakan waktu tiga hari, karena kita kerjain selepas jam kerja. Aku bilang ke mas Rian “Aku mau dekorasinya ada cahaya yang manis, aku mau ada lampu-lampu”. Atas mandat itu, pergilah kita mencari kabel 10 meter, fitting lampu, lampu pijar, dsb. Latar belakang dekorasi aku kasih serambu hasil pinjam temen kantor, ditambah akses of point ukiran kaca kuno punya mama. Budget yang dikeluarin untuk persiapan ini ga aku catat, jadi aku share aja hasil dekorasinya.


Sampailah kita di persiapan hari H, karena keluarga mas Rian dari kediri dan aku di Malang, kita harus siapkan penginapan untuk transit keluarga kediri. Fasilititas dan berapa harga per malamnya kalian bisa lihat di aplikasi. Selanjutnya siapkan konsumsi sejumlah tamu yang hadir, ada tiga jenis sajian yang disiapkan, makanan pendamping (Kue, buah, kacang, minuman, dsb), makanan prasmanan, dan nasi kotak supaya keluarga kediri gak laper saat perjalanan pulang. Riasan saat hari H penting banget buat para cewe, biar ga keliatan capeknya kalian mempersiapkan semuanya hahaha, buat kalian yang bisa make up sendiri silahkan. Semua ini ga lengkap tanpa dokumentasi. Acara ini, aku berterima kasih banget, karena banyak temen yang membantu proses dokumentasi, luvv yu all.. Setelah ini aku lampirin rincian biaya yang aku inget, karena sebagian besar konsumsi di handlle mama dan banyak keluarga yang bantuin.

Rincian Biaya hari H (*belum semua)

Semoga sedikit pengalaman aku mempersiapkan lamaran ini bisa membantu kalian. Lancar ya.. Semangat